http://ift.tt/2fqMrqR - http://ift.tt/2glLj6T
JAKARTA (DP) – Final Asia Road Racing Championship (ARRC) 2016 di Buriram, Thailand (3-4/12), pebalap Indonesia, Imanuel Putra Pratna, percaya diri bisa mengibarkan bendera Merah Putih di podium kelas AP250.
Kepercayaan dirinya berlatar dari beberapa kali berguru dengan Valentino Rossi di VR46 Racing Academy. Semangat juangnya pernah ditunjukkan ketika cidera patah tulang iga belakang di ARRC India, namun bisa finis posisi 9 dengan Yamaha YZF-R25.
“Saat menjalani balapan di India itu sedikit agak berbeda, karena saya masih cedera. Tapi sengaja saya paksakan dan bersyukur masih bisa finish di 10 besar. Tapi sekarang cedera ini sudah mulai lebih baik. Mulai bisa bergerak terutama membelok ke kanan dengan maksimal. Sehingga bisa tampil lebih agresif mulai dari sesi latihan pertama hingga sesi kualifikasi. Tidak mudah memang, tapi tim juga akan bekerja keras memberikan setup terbaik agar saya bertarung meraih posisi finish podium. Syukur-syukur kalau bisa meraih kemenangan,” ungkap Imanuel di sela-sela sesi latihan bebasnya dua pekan sebelum berangkat ke Thailand.
Dirinya mengakui ARRC Thailand pekan depan perlu strategi, karena pebalap tuan rumah seperti Apiwat Wongthananon takkan membiarkan pebalap lain kuasai podium. Belum lagi strategi antar pebalap Thailand membatasi pebalap lain menyalip.
Selain persiapan fisik, pebalap yang akrab dipanggil El-Pratna ini mengasah jam terbang tidak hanya menggunakan motor AP250.
“”Latihan pakai motor Supersport 600 itu, membantu untuk bisa menguasai handling motor lebih baik. Jadi ketika bawa motor 250 cc, rasanya bisa lebih enteng. Kita juga lebih berani memaksimalkan performa di setiap tikungan. Sepekan sebelum berangkat ke Thailand, kami juga punya jadwal sesi latihan bersama Yamaha. Mereka memberikan kesempatan dan dukungan besar agar kami, pembalapnya bisa tampil maksimal,” sambungnya.
Hal lain yang menjadi bagian strateginya adalah belajar kontrol motor saat terjadi sliding. Pelajaran ini Ia dapatkan saat berguru langsung kepada Valentino Rossi di VR46 Ranch yang berada di Tavullia, Italia. Menurutnya, flat track ini membuat feeling handling motor bisa lebih baik. Di sini Ia belajar untuk melakukan counter saat ada gejala motor akan sliding berlebihaan. “Saya berharap bisa tampil fit saat balapan berlangsung. Ini penting agar bisa tampil maksimal. Ini juga jadi reminder untuk mencapai target juara Asia tahun depan,” pungkasnya. [dp]
EmoticonEmoticon